Tugas Ilmu Budaya Dasar #2
1 ) Manusia
dan Penderitaan
Penderitaan
berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta yaitu dhra
artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan
sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin, atau
lahir batin.
Tuhan
memberikan kesenangan atau kebahagiaan kepada umatnya, tetapi disamping itu
juga memberikan penderitaan atau kesedihan yang bermakna kepada manusia agar
manusia sadar untuk tidak berpaling dari Nya sang pencipta dan pasti penderitaan
seseorang itu dapat di laluinya karna tuhan memberikan penderitaan atau cobaan
kepada umat manusia sesuai dengan kemampuan mereka untuk melaluinya.
Adapun contoh kasus mengenai manusia
dan penderitaan :
SUKOHARJO, KOMPAS.com —
Arindita Asyila Ramadhani, anak balita berusia satu tahun, tampak lesu di
gendongan ibunya. Penyakit penyumbatan empedu dan infeksi paru-paru membuat
tubuhnya lunglai.
Selain dua masalah kesehatan
tersebut, hasil pemeriksaan menunjukkan Arindita juga menderita kelainan jantung.
Kondisi ini membuat Sunarno (43) dan Suwarni (40), orangtua anak balita itu,
hanya bisa pasrah.
Saat ditemui di rumahnya di Desa
Polokarto, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Sabtu (15/11/2014), kedua orangtua
Arindita menceritakan bahwa penyakit komplikasi itu sudah diketahui sejak buah
hati mereka berusia satu bulan.
Segala cara dan upaya sudah
dilakukan oleh Sunarno dan Suwarni untuk menyembuhkan Arindita, tetapi belum
berbuah manis. Setiap pekan, mereka harus datang ke sebuah rumah sakit di
Yogyakarta untuk memeriksakan kondisi kesehatan Arindita.
"BAB (buang air besar)-nya
berwarna kuning, dan kedua matanya sudah menguning. Kalau mau pipis pasti
rewel, dan lemas. Jadi setiap bulan harus dikontrol kondisinya. Seminggu sekali
harus ke rumah sakit," kata Suwarni sambil menggendong Arindita.
Untuk biaya pengobatan Arindita,
Sunarno bahkan terpaksa menjual tanah warisan milik keluarga. Sebab, setiap
pekan, Sunarno harus menyediakan uang sedikitnya Rp 1 juta untuk biaya
pengobatan dan transportasi.
Kesulitan Sunarno makin bertambah
ketika kartu BPJS yang dimilikinya tidak bisa digunakan untuk menebus beberapa
jenis obat anaknya. Akhirnya, Sunarno terpaksa merogoh kocek sendiri untuk
membeli beberapa jenis obat yang diperlukan.
"Semoga ada yang bisa memberikan
jalan keluar, Mas. Tanah sudah dijual, tetapi anak saya belum juga
sembuh," kata Sunarno, yang berprofesi sebagai buruh bangunan.
Adapun opini yang diberikan :
kasus
diatas menggambarkan keterkaitan antara manusia dan penderitaan. Dimana si balita
yang bernama Arindita Asyila Ramadhani sudah merasakan penderitaan yang timbul
dari penyakit yang ia derita. Melihat kasus balita ini cukup memprihatinkan
karena balita yang masih berusia satu tahun ini sudah merasakan penderitaan
yang cukup besar yaitu dengan penyakit komplikasi kelainan jantungnya. Semoga
kita semua dapat tergerak untuk bisa membantu dalam hal materi misalnya
menyumbangkan sedikit rezeki dan tak lupa ikut mendoakannya agar lekas sembuh
dari penyakit yang ia derita.
Ada Berbagai
macam cara untuk menentukan suatu keputusan. Namun kebanyakan di antara kita
kadang salah dalam menentukan atau mengambil suatu keputusan tersebut. Berikut
cara bagaimana mengambil satu keputusan yang baik dan benar menurut pendapat
penulis :
Pertama
Berfikirlah
dengan matang dampak apa yang akan kita hadapi baik buruknya suatu keputusan
yang kita ambil bahkan berdampak bagi orang lain di sekitar kita.
jika kalian ingin mengambil suatu keputusan pikirkan dulu apakah
keputusan tersebut cara yang adil
atau bahkan merugikan diri sendiri atau orang lain. Oleh karena
itu
jika kita salah dalam
pengambilan keputusan atau
tidak adil dalam pengambilan suatu keputusan maka akan ada orang-orang yang
tidak mendukung atau keberatan akan
keputusan tersebut jika dalam suatu perkumpulan atau saat bermusyawarah.
Kedua
Pikirkan setelah kita sudah merasa
tepat bahwa keputusan tersebut adil dan menguntungkan untuk diri sendiri maupun orang
lain.
Jika sudah matang dengan keputusan tersebut maka hal
yang harus dilakukan kita bijak dalam melakukan keputusan tersebut dan juga
jika didalam suatu perkumpulan kita bisa bijak dalam penyampaian keputusan
tersebut penyampaiannya tidak menyinggung orang lain. Setiap orang memiliki
sifat penerima yang berbeda-beda, ada yang bisa keras namun ada yang tidak.
Ketiga
Berdoalah kepada tuhan yang maha
esa yang telah memberikan jalan keluar dalam hal menentukan keputusan.
Jika masalah pengambilan keputusan telah tersampaikan
dan terpecahkan ada baiknya kita bersyukur kepada tuhan yang telah memberikan
kita pikiran dan membantu kita dalam mencari jalan keluar mengenai pengambilan
keputusan, dengan ini kita juga menumbuhkan rasa bersyukur dan lebih dekat
kepada tuhan yang maha esa.
Komentar
Posting Komentar