Tugas Ilmu Budaya Sosial #4
1) Kejahatan seksual salah siapa?
Maraknya Kasus Kejahatan seksual
di indoneisa semakin meningkat terlebih lagi kasus ini tidak hanya orang dewasa
yang menjadi korbannya bahkan melibatkan anak – anak di bawah umur, ini
merupakan perbuatan syetan dan dalam agama manapun perbuatan sekeji ini
merupakan dosa yang sangat teramat besar. Kejahatan seksual meliputi pemerkosaan, seks bebas, pelecehan seksual,
perbudakan seks dan bahkan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur. Tindakan
kriminal ini juga harus memiliki hukuman
yang sangat berat atau seganjar dengan perbuatan kejahatan tersebut,
karena kejahatan seksual membuat para korbannya kehilangan harapan dan masa
depan terlebih lagi mental para korban akan menurun drastis dan ada kemungkinan
akan di kucilkan di lingkungan sekitarnya.
Jika ingin menyalahkan, kejahatan
seksual salah siapa? Sudah jelas pelakulah yang paling di salahkan dalam tindak
kriminal tersebut. Karena merekalah para lelaki yang memiki pikiran bejat dan
memiliki nafsu yang tidak bisa di jaga dalam tindakan pemerkosaan, pelecehan
dan sebagainya. Kalau dalam pergaulan bebas seperti seksbebas siapa yang di
salahkan? Jelas mereka yang terlibat yaitu kaum pria dan wanita karena
sama-sama memiliki pemikiran yang bejat dan memiliki nafsu berhubungan intim
yang tinggi padalah mereka belum sah sebagai suami istri dan mereka akan
mendapatkan dosa besar di akhirat kelak. hal ini siapa yang di salahkan yaitu
tergantung dari konteks tindakan itu sendiri.
2) MANUSIA DAN
KEGELISAHAN
Manusia merupakan ciptaan allah swt
yang sempurna di antara mahkluk lainnya, karena manusia di ciptakan dengan memiliki
akal dan fikiran. Dengan itu manusia memiliki sifat yang bervariasi yakni bersifat
negative dan positive. Manusia yang memiliki sifat yang positive/baik akan
melakukan hal – hal yang bermanfaat bagi dirinya maupun orang lain di
sekitarnya karena manusia merupakan mahkluk sosial, serta taat kepada tuhan
yang maha esa dengan menjalani perintahnya dan menjahui laranganya. Dan manusia
yang memiliki sifat yang negative/buruk yakni hanya mementingkan hal
keduniawian serta tidak peduli kepada lingkungan sekitar, ini merupakan sifat
yang tercela tidak akan selamat maupun di dunia dan di akhirat.
Dalam hal ini kegelisahan tidak
terlepas kepada semua umat manusia maupun yang memiliki sifat positive dan
negative, karena semua manusia pasti memiliki sebuah masalah di dunia maupun di
akhirat yang membuatnya gelisah.
Orang yang selalu berbuat keburukan
di dunia sudah pasti saat menjelang ajalnya akan selalu gelisah dengan apa yang
akan terjadi kelak di akhirat nanti, sudah pasti mereka akan di siksa dan akan
di balas semua perbuatan buruknya saat di dunia. Tidak hanya itu mereka pun
juga gelisah saat melakukan kesalahan seperti pencuri, koruptor, pembunuh yang
gelisah akan tertangkap oleh polisi jika tidak memiliki kegelisahan atas
kesalahannya tersebut itu bukanlah manusia tetapi syetan.
Orang yang sering berbuat kebaikan
di dunia juga pasti memiliki kegelisahanya saat menjelang ajalnya kelak, entah
karena memikirkan dosa walaupun sekecil mungkin atau kurang baik dalam hal
mendidik anak2nya dan membahagiakan keluarganya. Jadi setiap manusia pasti
memiliki kegelisahannya masing – masing baik di dunia maupun di akhirat.
Komentar
Posting Komentar